Rasa Iri

Rasa Iri - Selamat sore rekan narasi 5, sore ini admin bakal membagikan narasi pada teman seluruh, semoga bsa berguna ya.
Tini, 15 th menuliskan catatan ini dalam diary-nya
”Tahun dulu saya merasa iri sekali kepada Anita. Nilainya lebih bagus & lebih sukses dari saya. Tiap-tiap kali berjumpa dengannya & beliau duduk di kelas, rasa iri itu selanjutnya muncul lagi. Bahkan, rasa iri itu beralih jadi rasa benci. Sampai-sampai kadang saya berharap Anita mendapati celaka. Tetapi, rasa iri ini konsisten kusimpan baik-baik & tak kuperlihatkan. Belakangan ini, saat berbicara bersama Anita pula dirinya berkata bersama tenang & tidak sedikit omong, sementara saya berkata seperlunya, dikarenakan kebencianku buat berbicara dengannya. Sampai satu buah hri, Anita justru menunjang membela saya tatkala ada guru yg sewenang-wenang dapat memotong nilaiku, Anita menyelamatkan nilaiku. Padahal saya tetap menaruh benci padanya. Sesudah itulah, saya tahu bahwa Anita sama sekali tdk tahu dengan cara apa perasaanku padanya. […]

Original post by Abdi Maulana and software by Elliott Back